Gudeg Koyor Miroso Salatiga

Gudeg mulai dimodifikasi berdasarkan ciri khas daerah masing-masing. Jika di Jogja terkenal dengan gudeg kering Yu Djum, kota Solo punya Gudeg Ceker Margoyudan, maka kota Salatiga juga punya ciri tersendiri. Kota yang terletak di lereng Timur Gunung Merbabu ini juga memiliki Gudeg yang terkenal, yaitu gudeg koyor. Koyor sejatinya merupakan urat alias otot sapi yang berada di sekitar tulang punggung sapi. Kendati disebut urat, namun lantaran dimasak dengan teknik tertentu, maka koyor tersebut terasa sangat lembut. Seru kan ngebayangin rasa manis gudeg berpadu dengan pedesan sambel krecek dan sensasi gurihnya koyor?

Salah satu penjaja gudeg koyor yang paling ternama di Salatiga adalah milik Ibu Hj Sukini bernama Nasi Gudeg Koyor Miroso. Lokasinya yang tersembunyi karena berada di deretan kios dalam Pasar Sapi Kota Salatiga, membuat kami sedikit kesulitan menemukannya. Namun berkat sistem GPS alias Global Petakonan System, akhirnya kami pun tiba di kedai makan tersebut dan langsung memesan seporsi Nasi Gudeg Koyor.

Yang diincar kali pertama sudah pasti koyornya.. Tanpa harus bersusah payah menggigit, otot punggung sapi tersebut sukses mendarat di dalam perut. Hmm.. rasa gudegnya yang tidak terlalu manis dan lebih menyasar ke gudeg basah memang bukan favorit saya. Tapi, tak kan rusak susu sebelangan hanya gara-gara titikan nila. Yang penting sensasi mengunyah koyornya betul-betul menjadi pengalaman tersendiri buat saya.. I’ll be back…

Gudeg Koyor Miroso
Ibu Hj Sukini
Pasar Sapi Lama No. E 123

Tags:

One Response to “Gudeg Koyor Miroso Salatiga”

  1. 30/03/2012 at 2:06 pm #

    Mas, untuk membuat warna cokalt saat membuat gudeg, coba deh pakai purple cabbage instead of kulit bawang dan teh ( karena kulit bawang, nggak bisa dimakan dan harus dipilihin untuk dibuang setelah matang ). Kol ungunya hanya perlu bebera[a lembar, diletakkan dilapisan bawah, sehingga saat dimasak dengan slow cooker, kol akan hancur, dan memberi warna cokalt pada gudeg, dan kolnya juga bisa dimakan, jadi nambah sayuran juga. Terbukti tidak merubah rasa nikmat gudegnya.

Leave a Reply